Ejakulasi adalah hal yang wajar bagi setiap pria
yang mencapai puncak dalam berhubungan intim dengan sang istri. Ketika
ejakulasi terjadi maka pria akan mengeluarkan ciran yang disebut sperma atau
air mani. Cairan sperma terdiri dari sel spermatozoa dan cairan semen.
Pada saat terjadi pembuahan sel spermatozoa (sperma) yang dihasilkan oleh
testis atau buah zakar bertemu dengan sel telur (ovum) pada wanita maka akan
terjadi proses yang disebut dengan kehamilan. Adapun cairan semen yang
berfungsi sebagai pelumas dari sperma tozoa itu sendiri dihasilkan oleh
kelenjar vesikula seminalis yang berfungsi sebagai cairan pembawa dan sekaligus
yang menyediakan nutrisi bagi sel sperma.
Air mani atau sperma bisa dikatakan berkualitas apabila dalam satu kali
ejakulasi dihasilkan volume cairan yang cukup, jumlah sperma yang cukup dan
kualitas sel sperma yang baik meliputi bentuknya dan juga gerakan sperma
tersebut. Jumlah sperma dikatakan sperma yang baik adalah yang memiliki volume
sekitar 2 sampai 5 mililiter, berbau khas, mencair dalam waktu kurang dari satu
jam jika berada di luar organ reproduksi wanita, dan berwarna putih keruh
dengan kekentalan yang normal.
Untuk mengetahui apakah sperma tersebut berkualitas baik atau tidak, maka
biasanya dilakukan pemeriksaan analisa sperma di laboratorium. Untuk analisa
laboraturium patokan sperma yang berkualitas adalah jika spermatozoa yang
terkandung dalam setiap mililiter sperma berjumlah sekitar 20 sampai 40 juta
dengan 30 persen di antaranya berbentuk normal, mobilitasnya bagus (gerak lurus
dan cepat), dan tidak ada aglutinasi (dua spermatozoa yang melekat).
Kualitas sperma yang baik juga bisa dinilai dari kekentalan sperma tersebut
yaitu sperma yang kental berarti memiliki konsentrasi spermatozoa yang banyak
dan bagus. Mengenai encer atau kentalnya sperma, biasanya berhubungan dengan
seberapa sering sperma tersebut dikeluarkan. Jika setiap hari dikeluarkan, maka
sperma tersebut menjadi lebih encer karena bisa jadi jumlah spermatozoa berkurang.
Namun jika cairan sperma tersebut lebih dari tiga hari baru dikeluarkan, maka
akan lebih kental karena jumlah spermatozoanya lebih banyak dan kualitasnya
lebih bagus.
Untuk menjaga agar kualitas sperma tetap baik, ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan, antara lain :
1.
Kurangi stress. Faktor psikis berpengaruh terhadap
kualitas sperma yang dihasilkan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa stress
mempengaruhi hormon tertentu yang berperan dalam pembentukan sperma.
2.
Olahraga teratur. Olah raga sangat bermanfaat bagi
kesehatan tubuh, namun perlu diingat juga bahwa olahraga juga ternyata sangat
baik bagi kesehatan reproduksi. Namun Olahraga berlebihan tidak disarankan
karena menimbulkan perubahan sementara pada hormon yang berakibat pada
penurunan kualitas sperma.
3.
Kontrol berat badan. Kurang atau kelebihan lemak akan
mempengaruhi hormon reproduksi sehingga dapat menurunkan jumlah sperma.
4.
Hati-hati bahaya racun, antara lain pestisida, logam
berat dsb.
5.
Jauhi rokok. Sperma pria perokok bergerak lebih lambat
daripada pria bukan perokok.
6.
Hindari minuman beralkohol, karena dapat menurunkan
kualitas dan kuantitas sperma.
7.
Jauhi narkoba karena dapat menurunkan densitas dan
motilitas sperma, di samping meningkatkan sperma abnormal.
8.
Hindari sauna atau mandi berendam di bak panas.
Berendam 30 menit lebih di air bersuhu 40 derajat Celcius atau lebih dapat
menurunkan jumlah sperma.
9.
Jaga daerah pribadi anda tetap sejuk. Peningkatan suhu
di wilayah skrotum dapat mengganggu produksi sperma.
10.
Konsumsi multivitamin yang mengandung antioksidan
seperti vitamin C dan E yang dapat melindungi kerusakan sperma. Penambahan
selenium, zinc dan folic acid dapat membantu mengoptimalkan produksi dan fungsi
sperma. Adapun secara alami kebutuhan viatamin tersebut dapat diperoleh dari
madu, habbatussauda, kerang, tauge, dan protein hewani.
11.
Konsumsi obat herbal yang alami yang terbuat dari
ekstrak daun purwoceng dan tanaman berkhasiat lainnya.
Untuk langkah konsumsi obat herbal
satu produk yang sangat direkomendasikan adalahSemen Booster.
Semen Booster adalah obat herbal untuk sperma encer yang terbuat dari ekstrak
purwoceng dan beberapa ekstrak tanaman herbal lainnya. Para herbalis
menciptakan suplemen ini khusus untuk pria yang memiliki masalah dengan air
mani atau spermanya.
Obat herbal ini tidak hanya berfungsi
mengentalkan sperma atau air mani yang encer saja, tetapi juga meningkatkan
gairah seksual, meningkatkan libido dan sekaligus mengoptimalkan ereksi.
Sehingga Anda bisa menyemburkan air sperma dengan kencang. Kondisi seperti itu
akan membantu Anda dan pasangan Anda untuk mendapatkan dan merasakan orgasme yang
luar biasa.
Jagalah selalu kesehatan reproduksi karena kesehatan reproduksi sangat erat
hubungannya dengan masa depan setiap insan kelak di masa renta. Masa dimana
setiap insan membutuhkan sosok penerus guna membantu dan merawat setiap insan
di masa tuanya.